12/13/2018

Tempat Wisata di Toraja 'Goa Londa'

Setelah berjalan-jalan ke Patung Kristus atau Patung Yesus, kita lanjut ke tempat yang gak kalah menarik. MAU Kemana kita? *yaaak, ngomongnya jangan sambil nyanyi dengan nada dora*  wkwk. Kita melanjutkan ke GOA LONDA [Kecamatan Rantepao], dimana tempat tersebut kini sudah dijadikan objek wisata dan asal kalian tau gaaaeess! GOA ini sudah berumur ratusan tahun lho! DAN masih digunakan hingga saat ini. Di tempat ini jenazah di tempatkan berdasarkan strata yang dimakamkan.




Dari awal masuk, gue udah dibilangin sama para penjaga, Rangga dan termasuk kakaknya Rangga yang jadi tour guide kita, kalau “BUMIL”, jangan masuk kedalam goanya. Bumil nunggu diluar aja. Mas Alan sebenernya juga gak mau masuk ke dalam goa, dia mau nemenin gue diluar. 


Tapi karena gue maksa pengen tau isi didalamnya dan sementara gue gak bisa masuk kedalam, gue minta Mas Alan buat masuk dan mengabadikan moment pada tempat tersebut. Sayang banget udah jauh-jauh kesini tapi gak bisa liat-liat kan. Tapi, karena beberapa foto yang diambil mamas, akhirnya sedikit banyak gue tau sih ceritanya
Dalam akses menuju GOA Londa, kalian akan banyak banget menemukan buah kopi dikanan-kirinya. Dan, memang kopi TORAJA – ARABIKA terkenal banget - bahkan sudah sampai mancanegara lho gaes karena RASA dan AROMA nya yang khas ! Jadi gak heran, kalau kamu akan banyak menemukan kopi-kopi disekitar goa tersebut.

CANTIIIIIK BANGET KAN, PEMANDANGAN DISINI ;D GAK akan menyesal perjalanan jauh ke Toraja, DAN bisa menikmati objek wisata disini yang cantik dan beragam :D
 
 
Begini penampakan dari depan GOA LONDA
Kalau kalian mau jalan-jalan masuk ke dalam GOA, kalian harus menyewa lampu petromak dan Menyewa seorang tour guide untuk menjelaskan sejarah singkat pada tempat tersebut. Dan berikut foto-foto didalam goa yang sempat diabadikan mamas.
Kenapa banyak rokok? Ini bukan sembarang orang ngebuang rokok. Ini buat sesajen. Dan sebenarnya mamas sudah permisi foto tengkorak, tapi gue minta dihapus di HP nya mamas. takuut. Setelah berwisata dan mengabadikan moment dan dimanjakan pemandangan disini, kita memutuskan untuk berangcuts makan siang, bumil udah laper bingits. 

Dan, hati-hati buat para muslim :'D banyak makanan B2 Nya disini, tapi tenang jangan khawatir, banyak rumah makan Jawa juga kok yang muslim dan halal disini, mau tau tempat makanan nya? Lanjutss!

 
 
ini tempat belanja menuju parkiran, ada kerajinan tangan khas Toraja, monggo dibeli gaes buat oleh -oleh ! 

TEMPAT MAKAN HALAL UNTUK MUSLIM DI TORAJA
 
 
 
 
 
Akhirnya kita sampai di WARUNG MAKAN SARI KOSTAN "MASAKAN KHAS JAWA". GUE, mesen pecel hahahha, tapi mohon maaap untuk soal rasa kalian jangan bandingin sama rasa pecel di Jawa ya. Lumayan buat ngeganjel perut mah. Letaknya di Jalan Kostan, Malango', Rantepao, Kabupaten Toraja Utara (tempat ini rekomendasi dari Rangga, karena depan-depanan sama sekolahnya dia dulu) >.< wkwk, wisata selanjutnya? lanjuutsss ke KETE KESU gengss, klik disini

Tempat Wisata di Toraja 'Patung Yesus'

Habis keramasan, udah pakai daster, udah rapih semua dan sembari rebahan dikasur nungguin si Ayah pulang kerja – kuliah dan tiba-tiba dia WA.
“Ayo ke Toraja, siap – siap ya. Tapi kamu kuat ga? Perut kamu gimana? Si kakak gimana? Kuat gak? Kalau gak kuat, kita gak jadi pergi”
“mau – mau – mau, aku siap siap!” balas gue singkat dan yang tadinya rebahan langsung buru-buru ambil tas gede buat masukin baju ayah dan buna. WKWK, belom lahiran si kakak aja, bawaan gue udah kaya mau sirkus. Banyak banget! Gue mah yang penting persiapan bawa kancut yang banyak. Karena gue sadar diri, sebagai bumil yang beseran, gue kudu siap-siap dengan segala kemungkinan yang ada. Walaupun menginap cuma sebentar, yang penting udah bawa amunisi ;D *okeseekipp!
Ayah balik kuliah jam 11 malam, setelah semua udah siap dan matiin semua listrik dan ngecekin semuanya, akhirnya buna- ayah – kakak, siap berangcuts! Gak mungkin cuma pergi berdua aja, karena perjalanan yang cukup lumayan jauh *buat bumil* untungnya, ternyata ayah bawa pasukan. Wkwk “orang – orang kantor”, kita pergi dengan 2 mobil, dan start dari Makassar jam 12 malam.
Setelah melewati perjalanan MAROS, PANGKEP, BARRU, PARE-PARE, PINRANG, ENREKANG, TANA TORAJA dan RANTEPAO. Dan sempat singgah dibeberapa pom bensin *buat bumil pipis* Akhirnya kita udah mau sampai! SENENG BANGET!!!!! Berikut beberapa foto yang gue abadikan sama ayah, wait! Cekidot gaes!
Luar biasa!! Menurut gue sebagai bumil yang gak biasa pergi perjalanan jauh *dengan perut yang kadang keram, kadang ditendangin, kadang kebelet pipis* dengan medan perjalanan yang penuh liku-liku sama seperti liku-liku kehidupan ini *jiahh*, menurut gue cungguh luar biasa perjuangan ke tempat ini gaes! wkwk lebei bener lu strid
Si Ayah, sok kuat banget :’D doi, bawa mobil dari Makassar sampai Tana Toraja, gak mau gantian, perjalanan dari Makassar jam 12.00 dan sampai Tana Toraja jam 07.00 dia nonstop bawa dan gak mau diganti, wkwk, entah doi gak mau gantian, atau emang doi gak tega penumpangnya udah pada teleeer? Wkwk, yang jelas, perjalanan menuju Tana Toraja penuh liku-liku yang cukup buat bumil keram setelah turun dari mobil.

Liat patung di pemberhentian pertama, bumil dan ayah langsung turun, bumil terlalu amazed sih ngeliatnya! Apalagi bumil suka banget sama yang berbau sejarah – pahlawan, gitu-gitu lah pokoknya. Patung yang ada dihadapan bumil ini bernama PATUNG LAKIPADADA, gak jarang wisatawan macem bumil gini banyak yang singgah juga untuk mengabadikan moment didepan patung ini.
Patung Lakipadada yang terletak di Plasa Kolam Makale, Kecamatan Makale, Tana Toraja, merupakan ikon dari tempat tersebut dan diresmikan pada bulan Oktober 2006.

Sejarah singkat yang gue kutip dari berbagai sumber, yakni “Lakipadada pergi mengembara untuk mencari mustika tang mate yang bisa mengekalkan kehidupannya. Kemudian, saat di perjalanan ia bertemu dengan seorang kakek-kakek yang memiliki jenggot putih.

Lakipada kemudian memberi tahu tujuannya kepada sang kakek tersebut. Lalu kakek tersebut memberi syarat kepada Lakipadada agar tidak makan selama 7 hari, dan tidak tidur selama 7 hari. Tetapi pada hari ketiga lakipadada sudah merasa sangat mengantuk sehingga ia ketiduran. Akibatnya ia tidak mendapatkan mustika tang mate.

Tetapi dari sini Lakipadada mendapat hikmah yang menyadarkannya bahwa menghindari kematian sama halnya dengan menantang kuasa Tuhan. Tidak ada yang bisa melawan takdir Tuhan.”

Okey, setelah singgah dan menikmati tempat tersebut kita, kembali melanjutkan perjalanan menuju “RUMAHNYA KAKAK NYA RANGGA”, temennya ayah. Hahahaha, kita mah apa atuh, gak tau jalanan, untung ada kakaknya rangga sebagai tourguide kita selama di Toraja :D

DANNNNNNNNN, Kebetulan saat perjalanan kita menuju rumah kakaknya Rangga di Bolu - pas banget para korban penembakan KKB sedang menuju rumah duka - atau gereja? *gue lupa* pokoknya jalanan MUAAAACCETTTSS BANGET! MAYGAT! BUMIL KEBELET PIPIS MAAP CAPSLOCK, karena gak tahan, bumil turun dari mobil, gak kuat :"( 

"Masss, mau pipis" pinta gue ke ayah, doi kebingungan 'mana gak bisa Bahasa sini'. Rangga gak tega juga kali ya liat bumil kebelet beser. Akhirnya si Rangga kerumah warga, GUE SAMPE CATET Nama dan alamatnya! Saking terharunya, warga disini baik-baik banget. Yampun :"D makasih banyak ya buat tante yang punya SINTHA SALON.

BUAT KALIAN DIDAERAH TORAJA UTARA, monggo mampir kerumah nya tante ini, gue liat alat-alat salonnya banyak dan lumayan lengkap. Monggo cus kesana, tantenya juga baik BUANGET LAGI :"D alamat nya sebelah dharma wanita persatuan unit inspektorat kabupaten Toraja Utara, nah dari situ gak jauh SINTHA SALON. "Kurre Sumanga' " kata Rangga ke si tante baik hati - yang artinya. "Terima kasih banyak", sumpehhh, penolong banget! disaat gue kebelet- belet banget si tante dengan senyum ramah nyuruh gue masuk :"D lanjutss. 

Sesampainya di rumah kakaknya Rangga di daerah Bolu, akhirnya kita semua melepas Lelah sejenak, si bumil di suruh rebahan sama kakaknya Rangga, baik-baik banget sih orang Toraja :D terharu deh, setelah si mamas berkunjung dan berjalan sekeliling, bumil mah rebahan aja, kita akhirnya lanjuts lagi. Sebelum lanjuts, bumil mau kasih tau kalau disini banyak banget yang ternak babi, karena sebagian besar makanan yang dimakan disinipun babi, jadi kayanya kalau ternak dan usaha babi disini banyak untung nya ;D monggo hihi

FYI ; Menurut kakaknya rangga dan temen gue yang orang Toraja "Sangga", katanya babi warna hitam dagingnya lebih enak dibandingin babi yang warna nya pink. gitusih katanya

Pernah liat atau makan cabai ini? Ini cabai khas Toraja, gue gak nemu cabai rawit sih disini. Wkwk, cabai ini namanya cabai KATOKKON, sebelum liat disini mamas pernah bawa kerumah, dikasih temennya yang orang Toraja ‘wilmar’ dan sampai sekarang masih ada dikulkas itu cabai. “PARAH!” gue kira ini cabai biasa aja, kaya paprika, gak pedes. Eeh tapiiii, cuma motong satu cabai aja, tangan bumil panas nya setengah jam gak ilang-ilang. RASANYA? PUEEEDES! Mamas aja sampe keringetan, padahal cuma masak 3 cabai, dan itu di iris pula gak di ulek. Parah-parah! JUARA!

Tempat pertama yang kita singgahi adalah PATUNG YESUS letaknya di Puncak Buntu Burake, Kelurahan Buntu Burake, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja. GUE mah emang norak! Liat gunung aja demen bener hati. Gue ngerasa bersyukur banget bisa liat pemandangan yang indah kaya gini, MAHA BESAR ALLAH atas kuasa-Nya. Pemandangan yang luar biasa indah! Gak bisa gue dapetin di Bekasi sih. wkwkwk *piss*

 
 
 
 
 
 
Patung ini berdiri secara keseluruhan setinggi 40 meter di puncak Buntu Burake menghadap Kota Makale dan digadang-gadang mengalahkan tinggi Patung Kritus Penebus di Brasil, Karena letaknya berada pada elevasi 1.100 mdpl. Selain itu, tempat wisata ini memiliki kurang lebih 500 anak tangga lho gaes! Jadi buat para bumil, harus siapkan tenaga extra buat jalan-jalan menikmati indahnya pemandangan disini ya :) lanjutss gengs kita ke tempat wisata GOA LONDA, KLIK disini

12/04/2018

Siraman & Midodareni By Sanggar Rias Rizky

Gak banyak info yang bisa gue dapetin sih tentang Sanggar Rias Rizky, karena yang ngehubungin nyokap dan nyokap di rekomendasiin sama kakak iparnya, yang gak lain dan gak bukan kakaknya bokap gue. Di om google juga gak tersedia informasi mengenai Sanggar mereka 'sayang sekalihh sodara-sodarahh'. Untuk paketannya sekitar 7 – 10 juta kalau gak salah. Itu sudah include ;
- Prosesi siraman (bunga + baju siraman + rompi bunga + bando)
- Makeup untuk siraman & setelah siraman ‘CAPENG + Ibu CAPENG’
- Gebyok (Dekorasi)
- Kendi Untuk dipecahin orang tua
- Baskom dari tanah liat (untuk menampung air siraman)
- Jualan dawet + Uang-uangan dari tanah liat
- MC Midodareni + Prosesi Siraman
- Hias kamar pengantin
Prosesi sungkeman dan permintaan izin serta permohonan maaf gue sebagai anak selama ini, yang selalu nyusahin orang tua, yang manja. Hiks hiks hiks :’) sebelum menuju gerbang pernikahan. HARU, nangis sejadi-jadinya. Si anak papa-mama yang gak pernah tinggal jauh (selain ngekost waktu kuliah ya) DAN harus melepas semuanya menuju sebuah pernikahan dimana gue harus berbakti terhadap suami gue nantinya dan harus hidup mandiri :’D

BETEWEH, ini kenapa Bokap yang nangis meraung-raung yes, kayanya nyokap gue tegar bener. HAHAHA, ini yang ngandung gue - emak apa bapak gue sih >.<

Prosesi Pengguntingan Rambut & Tanam Rambut

Muka emak – bapak gue kenapa sedih begini, gue nya jadi ikutan sedih :’( BETEWEH - Sebenernya ada prosesi pasang tratag dan tarub. Tapi sayang banget foto-fotonya di Bekasi :'( Jadi, gak lengkap deh, nanti deh - kalau gue ke Bekasi gue update lagi ya ;D


Bokap tuangin air, untuk gue pakai wudhu dan kendinya dipecahin bareng nyokap.

Ini harusnya digendong, tapi karena gue berat, “udah-udah gendong belakang aja pah”, pinta gue malu-malu ;p DAN seharusnya sih ada prosesi BONYOK, jualan dawet gitu & Nyuapin gue makanan, tapi lagi-lagi fotonya di Bekasi gengs. Mooon maaap.


FYI ; Harusnya malam midodareni, tapi karena mengefisienkan waktu dan mengingat gue harus di paes ke esokan harinya jam 03.00 pagi. Akhirnya, jadi sore midodareni :”D Biar malamnya gue bisa merem sebentar, hohohoho






Minumnya harus dihabisin dalam satu kali srupuuuutt

Catur Wedha nya gue bikin sendiri lhoooo :D
Gue di umpetin, gak boleh liat mamas
GUE bakal update lagi info tentang Sanggar Rias Rizky dan foto-foto prosesi lainnya kalau udah dapet fotonya ya dari Bekasi :D UDIN dulu yess, mau masak buat ayahnya si kakak yang sebentar lagi balik dari kuliah. babay